Thursday, September 19, 2024

The Divorce

   Pada akhirnya proses itu berjalan, di tanggal 24 bulan 9 tahun 2024. Akhirnya lega mengetahui bahwasanya orang yang sangat dicintai lebih bahagia tanpa kehadiran diri ku. Tidak bisa dipungkiri rasa sedih itu pasti ada, rasa kecewa amarah dan kelam. Tapi aku juga cukup bahagia pada akhirnya aku tidak tertekan dengan keadaan, terbelenggu dengan duka dan rindu. Meski pun hati ini tidak bisa di bohongi bahwa rasa cinta masih terlalu banyak untuk nya. 

   Tapi aku harus sadar memiliki tidak akan pernah selamanya mejadi milik kita. Harus belajar lagi ikhlas, lebih bertaqwa lagi kepada Allah SWT agar hidup ini tetap berjalan lurus pada porosnya. Penyesalan? Tidak pernah terpintas rasa menyesal pernah menjalani kehidupan bersamanya. Aku bahagia dengan pilihan ku saat itu, Allah tahu apa yang harus ku lakukan pada saat itu. Mencoba membangkit kan hambanya dari keterpurukan dan trauma dari masa lalunya dulu. 

   Maka dari itu ketika sekarang dia memutuskan untuk berpisah dengan ku, aku berusaha sebisa mungkin untuk tidak membuat dia terpuruk kembali, maaf jika aku jahat memperlakukan dia seperti penjahat. Aku terlalu cinta kepada nya maka dari itu ke khawatiran ku berlebih hingga emosi ku tidak terkontrol. Aku bodoh sudah berlaku seperti itu terhadap orang yang seharusnya ku jaga. 

   Yaa tidak terasa 4 tahun bersama dari awal berjumpa sampai sekarang. Mungkin nanti kita tidak akan saling mengenal satu sama lain lagi. Tapi aku pastikan kebaikan dan senyuman nya tidak akan pernah hilang dari hidupku. Aku akan berjanji kepada Allah agar aku tidak akan jahat kepada siapa pun yang baik terhadap ku dan ku juga berharap semoga dia bisa menjaga dirinya, jangan buat susah dengan kesedihan dan kesepian. Jika dia membutuhkan ku, aku akan selalu mencoba untuk membantunya. Bagaimana pun dia pernah ada dalam hidup ku dan sudah menjadi cerita indah untuk ku.

   Akhirnya aku harus mengucapkan kata berpisah, berbahagia lah wahai wanitaku dengan jalanmu. Bawa lah terus Tuhan mu di dalam hatimu agar kamu selalu terjaga. Salam untuk semua. Aku akan selalu merindukan canda tawa kita bersama. 

Osa.

No comments:

Post a Comment